Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1447 H
Bandung, Maret 2026
1.200an Keluarga Besar Paguyuban Pasundan Bersilaturahim Idul Fitri 1447 H. Halaman parkir gedung Paguyuban Pasundan di Jl. Sumatera 41 Bandung, Senin 30 Maret 2026 penuh sesak oleh keluarga besar Paguyuban Pasundan yang bersilaturahim Idul Fitri 1447 H.
Mereka terdiri dari Dewan Pangaping, Dewan Pakar, Pengurus Besar, Pengurus Cabang, Pengurus Wilayah, siswa dan guru sekolah Pasundan di seputar Bandung Raya serta 4 perguruan tinggi Pasundan. Mereka yang hadir berjumlah 1.200an orang atau hanya sebagian dari ribuan keluarga besar Paguyuban Pasundan yang ada di Jawa Barat, Banten, dan provinsi lain di Indonesia. Karena keterbatasan tempat, yang diundang dan hadir langsung hanya 1.200an, sedangkan yang lainnya (terutama yang di luar Jawa Barat) hadir melalui daring.
Pinisepuh yang hadir antara lain, Mayjen TNI (Pur). Dr. H. Tb. Hasanuddin, M.M., Mayjen TNI (Pur) Deny K. Irawan, Komisaris Utama PT Pertamina Komjen Pol (Pur). Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., Ketua Dewan Pakar Paguyuban Pasundan yang juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Bryan dan tokoh lainnya.
Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi, M.Si dalam sambutannya mengingatkan bahwa anak-anak dan generasi muda kita sedang menjadi sasaran sekulerisasi Barat yang mengemban ideologi kapitalis. Barat sedang dan telah merancang strategi dan menyusun rencana/program untuk merebut hati dan pikiran anak-anak dan generasi muda agar mengikuti ide-ide sekuler, nilai liberal, cara hidup Barat dan sistemnya. Program deradikalisasi intensif yang difokuskan kepada anak-anak dan generasi muda, sekulerisasi kurikulum pendidikan, budaya sosial liberal yang terus disosialisasikan, dipromosikan oleh media dan industri hiburan, bisnis e-commerce dengan fasilitasi pemerintah adalah sejumlah program mereka untuk mengubah posisi dan merusak vitalitas generasi muda.
Oleh karena itu, Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan berpesan kepada para pimpinan di lingkungan Paguyuban Pasundan agar jangan menjadi pimpinan yang menyesatkan, karena akan membahayakan kelangsungan dan eksistensi Paguyuban Pasundan. Celup anak-anak, para mahasiswa dengan celupan ke-Islaman yang kuat.
